Ruang pameran tulisan segar fiksi & non-fiksi, dilengkapi info lomba penulisan fiksi. Ibarat galeri memajang aneka karya. Kritik dan saran terbuka untuk perbaikan. Selamat berkunjung, semoga ada pesan dan inspirasi yang bisa dibawa pulang.

Menu Nav Bar

Info Lomba Menulis Cerita Mini Tema “Aroma Kopi” Bersama Penerbit Harasi, DL 6 November 2016,

Lomba Menulis Cerita Mini Tema “Aroma Kopi” Bersama Penerbit Harasi, DL 6 November 2016, 23.59 WIB

Syarat dan Ketentuan:
1.        Genre bebas.
2.        Peserta yang mengikuti harus menyukai dunia literasi.
3.        Bergabung di grup “Penerbit Harasi” dan menyukai fanspage resmi “Penerbit Harasi”
4.        Berteman dengan Penerbit Harasi, agar mudah tag/mention jika ada info mengenai lomba yang diikuti.
5.        Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama perhatikan EyD/EBI dan tanda bacanya. Naskah juga harus diketik dengan rapi untuk memudahkan penilaiam.
6.        Naskah harus karya asli, bukan plagiat, jiplakan atau saduran, belum pernah dipublikasikan di media cetak maupun elektronik dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba. Serta tidak mengandung pornografi, SARA.
7.        Naskah diketik pada MS-Word, kertas ukuran A4 dengan jarak spasi 1,5. Font TNR (Times New Roman) 12 pt, margin normal. Panjang 2-3 halaman.
8.        Di akhir naskah, wajib tuliskan biodata narasi min 50-100 kata, meliputi (nama penulis, nama akun sosial media, cantumkan akun facebook dan email, nomor handphone.
9.        Kirim naskah dalam bentuk lampiran ke e-mail harasisun@gmail.com
10.    Naskah disimpan dan dikirim dengan subjek email : Judul Naskah-Nama Penulis. (Contoh subjek : Kopi dan Sejuta Kenangan-Nona Jelita).
11.     Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah terbaiknya. Share info perlombaan ini ke 20 teman-teman penulis yang lain (berbagi informasi itu lebih baik dan bermanfaat untuk sesama penulis).

·         Update peserta, insya Allah seminggu 2x di grup Penerbit Harasi.
·         Pengiriman naskah mulai tanggal 19 Oktober 2016 sampai dengan tanggal 6 November 2016, 23.59 WIB.
·         Pengumuman kontributor insya Allah 1 minggu setelah deadline.
·         Naskah terpilih akan dibukukan secara indie.

Reward pemenang utama: Piala, Medali, dan Piagam.
Seluruh kontributor berhak mendapatkan :
Voucher penerbitan gratis sebesar 300.000.
E-Sertifikat, dan sertifikat cetak (bagi yang menginginkannya).
Diskon 10% untuk setiap pembelian bukunya.
*) Syarat dan Ketentuan Berlaku.
Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.

So, tunggu apalagi, Guys? Hilangkan virus malas dan suka menunda, mulailah menulis. Selalu tanamkan kalimat ini dalam pikiran Anda “One book before dead” and “No Action Nothing Happen” ^^ .
Ditunggu karya-karya terbaiknya ya :)
Seputar pertanyaan lomba, bisa ditanyakan kepada Suni Ellyka selaku penanggung jawab event.
Salam Literasi,
Divisi CV. Penerbit Harasi
Redaksi Penerbit Harasi
PJ Event Penerbit Harasi.
CP: BBM: D02AC582
WhatsApp: 0896-1466-0769 

Sumber info lomba klik di sini
Share:

Info Lomba Menulis Cerpen Tema ‘Bersabar Dalam Menanti Jodoh’, Genre ‘Religi’ DL. 28 November 2016

Simak info lomba cerpen berikut, segera tuangkan ide dan imajinasimu dalam rangkaian kata.

Assalamualaikum Wr.Wb. Salam sastra para penulis masih ingat dengan saya PJ Anita Ratna Dilla dan IDM Publisher kembali mengadakan event cerpen dengan tema ‘Bersabar Dalam Menanti Jodoh’ genre Religi. Mungkin masalah jodoh itu sudah tidak asing lagi ya dalam kehidupan kita, namun sebaiknya kita jangan terlena dengan perkembangan zaman yang modern apalagi pacaran. Dalam agama Islam sendiri tidak ada istilah pacaran jadi ‘Say No to Pacaran’ ya dari sekarang dengan bersabar dalam menanti jodoh.


Berikut syarat dan ketentuannya :

  1. Lomba GRATIS dan terbuka untuk umum, Pelajar, dan Mahasiswa. Beragama Islam.  
  2. Penerimaan naskah dibuka dari tanggal 19 Oktober – 28 November 2016, pukul 23:59 WIB.
  3. Like fanspage dan bergabung di grup Indie Digital Media Publishing untuk mempermudah peserta mengakses seputar info event dan update peserta karena info lebih sering diupdate di grup. Update peserta min 2x dalam seminggu. 
  4. Berteman dengan akun facebook Pena Idm Publisher atau Idm Publisher (salah satu saja ya), dan Anita Ratna Dilla.
  5. Follow akun resmi instagram dan twitter: @idmpublishing. 
  6. Membagikan info lomba ini minimal 10 teman facebook-mu. 
  7. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak, elektronik/online, dan tidak sedang diikutsertakan dalam event lain. 
  8. Tidak mengandung unsur SARA, kekerasan dan pornografi. 
  9. Naskah diketik pada MS.Word 2003/2007 kertas A4, font Time New Roman 12 pt, spasi 1.5 cm, dan batas margin normal. 
  10. Naskah ditulis dalam bentuk CERPEN genre RELIGI, panjang naskah antara 3-5 hal.
  11. Di akhir naskah tuliskan biodata narasi maksimal 60 kata (Narasi, ya! Bukan KTP).
  12. Kirim tulisanmu dalam bentuk lampiranke e-mail: Ratnadilla257@yahoo.co.id. Badan email dibiarkan kosong. Nama file/doc : nama-judul. 
  13. Subjek e-mail dan nama file: BDMJ_Judul Cerpen_Nama Penulis_Nama Facebook. Contoh:BDMJ_Halalkan atau Ikhlaskan_Anita Ratna Dilla_Anita Ratna Dilla. 
  14. Peserta hanya boleh mengirimkan satu karya terbaiknya (mengirim lebih dari 1 langsung didiskualifikasi. 
  15. Akan dipilih 12-25 kontributor jika jumlah peserta ≤ 50. Naskah yang lolos seleksi akan dibukukan. 
  16. Pengumuman paling lambat seminggu setelah deadline. 
  17. Seluruh kontributor akan mendapatkan e-sertifikat kontributor, sertifikat cetak jika membeli bukunya. Potongan harga 10% dari harga jual umum. Dan mendapatkan voucher terbit paket 250.000 (silakan baca di paket penerbitan kami). 
  18. Reward untuk juara : 
  • Juara I : Buku+Sertifikat Juara (Ongkir ditanggung juara)
  • Juara II : Pulsa 5rb, Potongan harga 15% dari harga jual umum.

Note : Baca dengan teliti syarat dan ketentuannya ya. Jangan menyepelekan masalah subjek dan nama file karena untuk mempermudah PJ mendata, apalagi tidak mematuhi syarat dan ketentuan dalam lomba. Peserta yang tidak mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, langsung didiskualifikasi tanpa pemberitahuan. Jika pertanyaan sudah ada pada info, maka tidak akan dijawab. Kami akan menjawab pertanyaan yang belum tertera.

Hormat Kami,
IDM Publishing
Share:

Buku Antologi - Menangkap Mimpi

Telah terbit!!
Antologi kisah inspiratif dari 29 penulis cerpen terbaik. Yukk buruan order!!! Dapatkan manfaat dari buku ini yang akan menginspirasi dan membuatmu bersemangat dalam meraih impian


JUDUL : Menangkap Mimpi
ISBN : 978 - 602 - 7896 - 83 -3
Penerbit: Soega Publishing
Harga : 45. 000,- (belum termasuk ongkir)
Penulis : bianglalahijrah, dkk.
Editor : Yusnia Agus Saputri
Design Cover : Nuansa Embun Senja


Untuk Pemesanan Silakan ketik:

MM#Nama Lengkap#Alamat Lengkap#Jumlah#Nomor HP …
Kirim ke 0877 0538 0599 atau bisa juga Inbox kami.

DISKON :

Seluruh kontributor mendapatkan potongan harga senilai 20% untuk setiap pembelian bukunya (berlaku bukan hanya sekali tetapi seterusnya), plus sertifikat cetak yang akan dikirim bersama buku yang telah dipesan nantinya. :)


SINOPSIS:
 
Bermimpilah,karena mimpi yang akan membuat hidupmu bermakna. Mimpi adalah kekuatan yangakan selalu melecut semangat setiap orang untuk bangkit menjadi lebih baik,lantas berusaha untuk meraih mimpi tersebut. (Menangkap Mimpi - Bianglala Hijrah)

Maka,nikmat Tuhanku yang mana lagi yang akan aku dustakan? Memangbenar, bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu. Namun jangan lupauntuk bangun, berdoa, dan berusaha agar mimpi-mimpi itu berganti posisi daridipeluk Tuhan menjadi dipeluk lengan. Dari sebatas angan menjadi kenyataan. (Meykke Santoso - 3 Impian, 1 Kayuhan)

Rupanya orangtuaku telah menerapkan konsep LongLife Education atau pendidikan sepanjang hayat sejak aku masih berusiadini. Orang tua menanamkan suatu pemahaman bahwa menuntut ilmu itupenting.  Islam sebagai agama yang aku anut juga mengajarkan tentangpembelajaran pendidikan yang seharusnya dilakukan oleh manusia sepanjanghayatnya. (Sukses itu Dimulai dari Tingginya Impian - Nur Fajrina Rakhmawati)

Setelahitu semua aku melanjutkan tapak impian. Menyebarkan berbagai lamaran kuliah master ke berbagai penjuru dunia.Akhirnya, setelah melalui berbagai tahapan seleksi aku berhasil meraih beasiswakuliah pada sebuah universitas di Jerman. Alhamdulillah. Itulah kata yang takhabis kuulang, sembari memandangi langit Jogja yang temaram. (Menjadi Manusia Antar Bangsa - Dhito Nur Ahmad)


Kontributor Penulis :

BianglalaHijrah - MeykkeSantoso - Nur Fajrina Rakhmawati - Dhito Nur Ahmad - Bunga Sholekha - Nuryanti Tiara Dewi - Chacha Erika - F Desiana - Embun Tsauqi - Meta Utami - Rizki Ayu Amaliah - Kinanti Larasati Pandanwangi - M. Aditya - Lenni Ika Wahyudiasti - Leni S Dewi - Nur Faidah Hasan - Najma Al-Firdausy - Miman - Mila Nur Aziza - Yeyet Nurhayati - Y. Retno Wulan - Windyani - Wahda Khadija Salsabiila - Ulfah Nabila - Samudrawan Kertapati - Pritta Tamara - Asiyah - SA_Muth - Azka Ar-Rumaishaa
Share:

5 Menu Makan Hemat ala Anak Kost sebagai Diet Murah dan Mudah



Anak kost atau perantau pasti harus bisa berhemat, terutama yang masih mahasiswa. Penghematan dapat dilakukan pada menu makanan. Kalau masih mahasiswa ya harus bisa makan hemat, kecuali kalau sudah kerja bisa memilih menu sesuka hati. Mahasiswa jangan gengsi dalam urusan makanan, ada jargon “makan murah yang penting kenyang”. Makan murah di sini bukan murahan, harus dilihat higienisnya juga dan tentu yang sehat. Jangan sampai makan murah tetapi menimbulkan penyakit di kemudian hari. Percuma makan mahal tetapi kandungan lemak dan kolesterolnya tinggi sehingga idak baik untuk jantung dan diet.


Bagi yang punya gengsi tinggi tidak perlu mempraktikkan ini. Tentu malu dong, biasanya makan di kafe, kantin, pujasera, resto, food court, dan lain sebagainya harus mampir ke warung makanan biasa. Jika Anda memang ingin mengetahui tentang makan hemat ala anak kost silahkan melanjutkan membaca sampai habis.
Makan hemat ala anak kost yang tidak memasak yaitu dengan membeli lauk dan sayur. Urusan nasi bisa dihemat dengan memasak sendiri pakai magicom. Apalagi kalau cowok biasanya porsi jumbo, bisa disesuaikan kebutuhan. Biasanya harga nasi setera Rp 2.000 – Rp 3.000, porsinya biasanya sedang, tergantung masing-masing warung. Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi pengalaman tentang makan hemat yang bisa dijadikan menu diet murah dan mudah bagi anak kost, anak mahasiswa.


Menu Sayur Sop
Tentu semua sudah tahu bagaimana bentuk sayur sop. Sayur sop adalah menu sayur andalan versi makan hemat ala anak kost. Harga sayur sop cukup Rp. 2.000,- Kalau ingin memasak sendiri tentu mengeluarkan lebih uang yang bergambar Pangeran Antasari, untuk beli bahan dan bumbunya. Kalau beli di warung cukup Rp 2.000 sudah dapat semangkuk sayur sop. Sayur sop biasanya terdapat kubis, wortel, buncis, dan seledri. Kalau penasaran bisa dilihat gambar di bawah.


Makan hemat ala anak kost dengan sayur sop merupakan menu diet murah. Jika Anda sedang menjalankan diet harus banyak makan sayuran. Anda tidak perlu repot-repot sudah bisa melakukan diet mudah dengan rajin mengkonsumsi menu sayur sop.


Menu Soto Ceker Ayam
Soto ceker ayam di sini pakai santan. Biasanya penjual menyediakan menu ceker ayam dan kepala ayam. Pada kesempatan ini saya membeli ceker ayam. Tentu soto ceker ayam ini cocok untuk menu makan hemat ala anak kost. Urusan diet jangan khawatir, karena ceker ayam ini akndungan lemaknya tidak banyak. Malah konon kandungan kalsiumnya lebih banyak sehingga cocok untuk menu diet murah dan mudah didapatkan. Berbekal uang Rp 2.000 bisa membawa pulang semangkuk soto ceker ayam, isinya ada 3 potong ceker ayam.

Menu soto ceker ayam bisa dijadikan vaiasi menu sayuran sehingga tidak bosan makan sayur terus. Menu soto ceker ayam yang merupakan menu makan hemat ini cocok untuk diet karena kandungan lemak yang rendah dan kalsium yang tinggi. Tidak perlu repor membeli bahan dan memasak Anda bisa menikmati soto ceker ayam.


Menu Kare Tahu Tempe
Menu kare tahu tempe bukan kare ayam atau daging. Menu sederhana berbahan tahu dan tempe sebagai menu makan hemat ala anak kost. Menu ini dapat dijadikan sebagai menu diet murah dan mudah karena berbahan makanan yang mengandung protein nabati sehingga aman untuk diet. Bisa dijadikan variasi jika ingin mencicipi kare tanpa haru kare ayam atau daging. Dengan selembar uang berpotret ragam budaya Tarian Adat Dayak bisa melengkapi menu makan dengan semangkuk kare tahu tempe di meja makan.

Menu kare tahu tempe terasa nikmat bagi pemburu menu makan hemat ala anak kost. Aplagi bagi yang sedang melaksanakan program diet, Anda tidak perlu khawatir menambahkan menu ini sebagai menu diet murah dan mudah di meja makan Anda.


Menu Cap Jay
Menu cap jay merupakan menu makan hemat yang lumayan favorit. Menu cap jay dengan sayuran kubis, sawi, woterl, dan telur dadar potong menggoda lidah bagi yang melihat. Cap jay yang bisa didapatkan dengan harga Rp 2.000 masih bisa dijadikan menu diet murah dan mudah karena kandungan kolesterolnya tidak tinggi. Ya karena menu makan ini memang ditumis, ada telur dadarnya, tetapi masih ada sayuran yang masih mengandung serat sehingga cocok untuk diet.

Menu cap jay yang menggugah selera makan merupakan menu makan hemat ala anak kost yang masih layak disebut sebagai menu diet murah dan mudah. Bentuk variasi menu makan hemat di meja makan Anda. Kalau masak sendiri menu cap jay seperti di atas pasti lebih dari Rp 2.000. Jadi menu cap jay memang layak sebagai menu makan hemat ala mahasiswa. Kalau di pejual nasi goreng berkisar Rp 10.000 ke atas dengan porsi yang lebih banyak.


Menu Tumis Jamur Tahu
Menu tumis jamur tahu merupakan tumis jamur dan tahu dengan bumbu kecap dan cabe. Jadi rasanya pedas manis sebagai menu makan hemat alka anak kost yang merupakan menu favorit saya. Alsanya menu makan hemat yang ini bisa jadi favorit karena cocok untuk menu diet murah dan mudah. Jamur diketahui sebagai salah satu makanan pembakar lemak. Kalau tahu kan dikenal sebagai sumber protein nabati. Bagi yang sedang diet disarankan mencoba menu ini yang seharga Rp 2.000,- bisa dibawa pulang.

Menu tumis jamur tahu adalah menu diet murah dan mudah didapatkan. Bisa dapat makan hemat dan diet sekaligus dari seporsi tumis jamur tahu. Kalau lebih efektif bisa membuat sayur jamur untuk menghindari lemak, karena diet harus banyak-banyak mengurangi minyak atau makanan yang digoreng.


Demikian menu makan hemat ala anak kost yang merupakan menu makanan saya setiap hari. Kalau penasaran di warung mana belinya, saya beri tahu deh. Saya sering beli lauk-lauk di atas di Warung Mak Tik, begitulah kalangan mahasiswa menyebutnya. Semua harga satur atau menu hemat cuma dibandrol Rp. 2.000,- saja tentu hemat. Porsi di atas cocok untuk sekali makan saja, kalau mau nambah yang silahkan. Konon katanya, Warung Mak Tik sudah ada sejak zaman dosen saya masih jadi mahasiswa. Ya siapa tahu bisa ketularan sering ke warung sini nanti bakal jadi dosen juga. Amin
Share:

Pahit dan Manis dari Kejujuran

Sumber: theunlearn.com
Kejujuran dapat dimaknai sebagai sikap terpuji dan mulia melalui perbuatan tidak berbohong, berkata apa adanya, dan mengakui kesalahan diri sendiri. Tidak semua orang menerapkan sikap kejujuran dalam kehidupan. Berbagai alasan disampaikan untuk membela diri. Memang jujur terkadang terasa pahit, tidak semanis gula yang selalu dikerubutin semut. Namun, kejujuran akan memberikan dampak positif , dalam waktu dekat atau lama, oleh diri sendiri atau orang lain. Oleh karena itu, memiliki kepribadian yang selalu mengedepankan kejujuran adalah penting.
Kejujuran akan senantiasa melekat pada diri seseorang jika sudah menjadi kebiasaan. Penanaman sikap kejujuran sejak dini pada anak-anak dapat membentuk kepribadian yang berkarakter. Di era digital sekarang sulit sekali menemukan generasi yang berkarakter kuat, banyak karakter yang tergoyahkan oleh kecanggihan teknologi dan budaya hedonis. Pembentukan karakter bagi anak tidaklah susah dan mahal, tetapi perlu komitmen yang kuat. Sikap kejujuran adalah salah satu karakter penting untuk ditumbuh-kembangkan pada generasi Indonesia sekarang. Tidak bisa dibayangkan di masa depan apakah bisa ditemukan generasi yang menyebut dirinya sebagai “Aku Anak Jujur”. Kondisi sekarang sungguh memprihatinkan lihat saja budaya contek-mencontek masih subur di pelajar, jalur belakang bagi siswa mampu masih terbuka lebar, dan pasar kunci jawaban buka lapak di musim UNAS. Diperparah contoh buruk pejabat negara yang melakukan korupsi semakin merajalela.
Andaikan saja setiap orang tua memiliki kesadaran yang sama, bahwa kejujuran adalah karakter yang harus ditanamkan pada generasi muda sesuai jiwa Pancasila. Mungkin kepribadian luhur yang diteladankan oleh Founding Father bangsa ini akan tumbuh kuat. Secara tidak langsung setiap orang tua akan melaksanakan amanah UUD 1945 dan berkontribusi dalam pembangunan negara. Aksi nyata yang dapat dilakukan tidak mengharuskan orang tua berbekal pendidikan tinggi apalagi ahli di bidang hukum dan politik, cukup bermodal komitmen kuat, meneruskan perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.
 Pendidikan orang tuaku bisa dibilang rendah, Ayah di bangku SD saja tidak tamat, Ibu lebih baik sedikit karena mampu menamatkan SMP. Mereka memiliki impian agar anaknya kelak bisa menjadi generasi harapan bangsa, tentunya yang berkarakter dan berkepribadian luhur. Bermodal komitmen kuat mereka menanamkan karakter-karakter terpuji, salah satunya kejujuran. Tentu mereka ingin anak semata wayangnya menjadi bagian dari generasi yang layak mendeklarasikan diri sebagai “Aku Anak Jujur”.
Pembentukan sikap kejujuran di keluarga didukung oleh latar belakang adat istiadat Jawa yang masih melekat kental. “Kalau mau pakai barang milik teman, harus izin dulu,” pesan Ibu padaku di waktu kanak-kanak. Tentu di usia balita setiap anak pasti tertarik untuk mencoba mainan milik temannya, sehingga Ibu berpesan agar meminta izin sebelum dipakai, tidak langsung pakai atau ambil. Kalau langsung ambil atau pakai barang milik orang lain tentu dikira orang tuanya tidak mengajari sopan santun. Tentu teman bermainku ada yang mau meminjami dan ada yang melarang, namanya juga anak-anak.
Masuk di bangku SD Ibu mengarahkanku pada budaya anti-contek. “Ibu akan bangga pada hasil jerih payahmu, meskipun jelek. Kalau bagus tapi hasil mencontek, Ibu bakal kecewa,” ucap Ibu padaku. Di sekolah ketika ujian berlangsung aku menemukan teman yang mencontek, melihat catatan atau menyalin pekerjaan teman. Sesuai pesan Ibu, aku harus mengerjakan dengan kemampuanku, memang soalnya susah bagi setiap siswa termasuk aku. Ketika hasil ulangan dibagikan, angka 6 tertulis jelas di pojok kanan atas lembar jawabanku. “Ya tidak apa-apa dapat nilai 6, daripada di bawahnya,” komentar Ibu ketika kuberikan lembar jawabanku. “Nanti dipelajari lagi bagian yang kamu tidak bisa mengerjakan,” sambung Ibu sambil memelukku. Aku senang pada Ibu, kalau teman-temanku dapat nilai jelek justru dimarahi tetapi Ibu tidak seperti itu, Justru Ibu memotivasi dan memuji perjuanganku. Ibu menepati ucapannya yang pernah disampaikan padaku.
Selanjutnya aku selalu membudayakan untuk anti-contek dalam urusan ulangan atau ujian apapun. Pernah ketika di bangku SMA aku memiliki beberapa teman sekelas yang punya budaya mencontek. Kuceritakan pada Ibu tentang kebiasan buruk beberapa teman baru di bangku SMA yang menggoda pertahanan budaya anti-contek. “Kalau terbiasa mencontek, nanti bisa terjebak. Percuma nanti ijazah nilainya bagus, tetapi ketika interview tidak bisa apa-apa,” nasihat Ibu padaku. Semenjak itu aku semakin mantap menerapkan budaya anti-contek hingga di bangku perguruan tinggi. Aku tidak ingin terjebak dan terperangkap pada ranjau yang dibuat oleh diri sendiri.
Sumber: sayangianak.com
Jalur belakang yang mulus tanpa hambatan terkadang menggoda iman. Namun, tidak semua orang bisa mengakses ke sana. Mungkin tahu tapi tidak tahu gerbang masuknya ada di aman, atau tahu gerbang masuknya tapi tak mampu membayar karcis. Ayah dan Ibu tidak pernah mengenalkanku pada jalur belakang. Untuk melanjutkan tingkat pendidikan selalu menggunakan emampuan yan terwakilkan selembar ijazah atau tes. Berkat nilai UNAS SD dengan nilai rata-rata 8,56 mengantarkanku di SMP, yang konon favorit di tingkat kecamatanku. Persiapan tes yang maksimal mengantarkanku masuk kelas RSBI di SMA, SMA yang dikenal paling favorit sekaresidenan sehingga tak jarang ada pelajar dari kota lain.
Impian masuk di PTN harus kulalui dengan jalan yang tidak mulus, ikut SBMPTN yang ke-3 baru diterima. Mungkin kalau tidak lolos akan masuk jalur mandiri, tetapi berkat semangat belajar dapat diterima. Kegagalanku di tes pertama dan kedua tidak mengantarkanku untuk melakukan perbuatan curang. Memang banyak joki SBMPTN yang berkeliaran dengan tarif yang mahal bagi kemampuan ekonomi keluargaku. Selain itu, jalur mandiri di PTN ada yang bilang menjamin diterima. Tentu saja bagi mereka kalangan menengah ke atas akan menyambutnya dengan antusias. Ada kepuasan dan rasa bangga tersendiri bisa masuk PTN melalui jalur SBMPTN, yang kerawananan curangnya kecil dibandingkan jalur lainnya.
            Kejujuran itu memang bisa terasa pahit dan manis. Mungkin terasa pahitnya sementara, bisa lama atau sebentar tetapi ujung-ujungnya akan terasa manis. Kejujuran yang ditanamkan Ayah dan Ibu dapat kuat mengakar pada diriku disebabkan suatu hal. Ayah dan Ibu selalu memberinya pupuk, pupuknya adalah teladan yang baik dari mereka. Terkadang orang tua ingin agar putra-putrinya bersuara lantang menyebut dirinya sebagai “Aku Anak Jujur” tetapi mereka justru merusaknya, secara sadar atau tidak sadar. Contoh yang mudah ditemui adalah pemalsuan identitas SIM agar anaknya bisa ke sekolah naik sepeda motor. Andaikan saja orang tua sadar bahwa itu adalah contoh yang fatal, mungkin angka kecelakaan bisa menurun, geng motor dan balapan liar bisa ditekan. Kalau orang tuaku tentu tidak seperti itu. Aku ke sekolah SMA naik angkutan umum, kalau ada event tertentu di malam hari ya diantar Ayah. Kalau anak-anak zaman sekarang disuruh naik angkutan umum pasti banyak yang menolak, alasannya gengsi. Budaya gengsi hanya untuk sebuah prestige adalah ancaman bagi nilai-nilai kejujuran. Kehidupan yang sederhana lebih memberikan jaminan terpeliharanya nilai-nilai kejujuran. Kalau kejujuran sudah menjadi kebiasaan maka akan muncul penolakan dari dalam diri jika melakukan ketidak-jujuran.
Sumber: acch.kpk.go.id
Semoga festival “Aku Anak Jujur” bukanlah program simbolis semata. Kebanyakan gerakan hanya mem-booming di awal dan lambat laun meredup. Bukan juga gerakan kampanye kalangan yang ingin menarik simpatisan belaka. Menghidupkan karakter kejujuran adalah tangung jawab bersama, jika semua pihak sadar tentu akan berpartisipasi ambil bagian. Cukup mudah dan gampang, berbuatlah kejujuran mulai dari hal kecil, beri teladan untuk orang sekitar. Kejujuran yang melekat pada diri membentuk kepribadian yang berkarakter, memberikan ketenangan dan kenyamanan jiwa.
Mari tanamkan kejujuran mulai dari hal kecil!
Share:

Buku Antologi - Tanpa Cinta



Judul : Tanpa Cinta
Jenis : Kumpulan FF 500 Kata
Penulis : Marezasutan Ahli Jannah, dkk
Editor : Tiara Purnamasari
Layout : Tiara Purnamasari
Desain Sampul : Roeman-Art
ISBN : 978-602-6362-03-2

Cetakan Pertama, September 2016
218 hlm. ; 13 x 19 cm
Diterbitkan Oleh :
MAZAYA PUBLISHING HOUSE
Kp. Empang, RT 12/RW 03, Desa Arjasari, Kec. Leuwisari, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat 46464
Phone : 085-722-025-109, Email : mazayapublishinghouse@yahoo.com
Website : www.mazayapublishinghouse.blogspot.com

Harga : 
Rp. 56.000,- (umum); 
Rp. 47.000,- (kontributor)
Beli dua buku atau lebih (boleh campur judul), mendapatkan diskon Rp. 3.000,-/buku.
Untuk pemesanan ketik Tanpa Cinta_Nama lengkap_No HP_Alamat lengkap_Jumlah eksemplar
kirim ke 085-722-025-109 atau inbox ke Tiara Purnamasari atau via bbm add pin 7c39e10d
Batas order : 17 – 26 September 2016
Batas transfer : 26 September 2016
Cetak mulai : 27 September 2016

*Bagi yang sudah transfer, harap segera kirim foto/scan bukti transfer lewat inbox ke akun Tiara Purnamasari. Pembayaran tanpa bukti transfer dianggap tidak sah.

*****

“Sampai sekarang, tak ada hubungan baik terbina. Aku juga tak kenal keluarga suaminya yang kaya itu. Cukup kenal duitnya saja. Rasanya sudah cukup. Tak usah yang lain. Paling-paling hidup mereka begitu terus. Membeli cinta, menjualnya, lalu menikmatinya masing-masing. Aku juga menikmatinya sendiri.” (“Tanpa Cinta” karya Marezasutan Ahli Jannah, Juara Utama)

Juara Favorit
Indina Zulfa Ilahy │ Ayuri Hanami │ Annisa Fadillah

Kontributor
│ Wardatul Aini │ Hulya Ashfie │ Nadya Andari │ Muhammad Solihin │
│ Aiyu A Gaara │ Nira Kunea │ Shanaz Nadya│ Kafiyatul Fithri │
│ Ni Made Taniar │ Dean Carla │ Salma Azizah Dzakiyyunnisa │
│ Samudrawan Kertapati │ Christie Angelika │ Niken Firda Andrela │
│ Putri Dewi Pitaloka │ Mukhlis Haka │ Irma Yuliana │ Yusi Kurniati │
│ Regina Angelica │ Luai D. │ Nurvita │ Aisyah Rw │ Eka Oktafiana │
│ Dwi Retno Apriliana Putri │ Ira Andinita │ Afifah Zakiyah │ Ulfa Zulia │
│ Lin │ Melawati Rizki Hawa │ Rissma Inarundzih │ Anggra S. Wijaya │
│ Amika Khoirun Nikmah │ Ulfa Mia Lestari │ Ria Nita Anggreani │
│ Risma Mei Lina │ Nurticia Dewi │ Ina Fatihatul Makiyah │ Dwi Oktaviani │
│ Dahdawi Anka │ Ghina 'Ufairoh Hanifah │ Afifah Salsabila │
│ Sika Indriyawati │ Monika Gisthi Secaresmi │ Auliya Rahmawati │
│ Muhammad Abdurrahman Hidayatulah │ Bikry Faridatur Rofiqoh │
Share:

Kemacetan, antara Gengsi dan Kondisi

Sumber: Detak.Co

Kemacetan sudah menjadi makanan setiap hari bagi meraka yang tinggal di perkotaan besar. Jalanan terlihat dipenuhi kendaraan yang berhenti menunggu waktu giliran untuk bisa berjalan. Kondisi volume kendaraan yang tidak bisa lagi ditampung oleh kapasitas jalan yang tersedia. Kemacetan biasa terjadi pada beberapa titik di sebuah  kota dan pada jam puncak aktivitas manusia. Tentu semua ingin menghindari kemacetan karena rasanya menjenuhkan dan membawa kerugian ketika terjebak kemacetan.
Dampak kemacetan tidak hanya dirasakan oleh pengguna kendaraan yang terjebak kemacetan tetapi juga dirasakan pula oleh pihak yang lain. Ketika terjebak kemacetan mesin kendaraan yang tetap hidup tentu membakar energi fosil yang menghasilkan polusi. Jika puluhan kendaraan terjebak kemacetan maka berapa liter bahan bakar fosil terbuang sia-sia dan menimbulkan pencemaran lingkungan. Tertundanya aktivitas manusia untuk bekerja berakibat terhambatnya arus perekonomian sehingga pemenuhan kebutuhan hidup tidak lancar. Pengguna kendaraan yang terjebak kemacetan tentu rugi banyak mulai dari waktu dan biaya serta kondisi psikis yang jenuh ketika harus berlama-lama di kendaraan tanpa aktivitas.
Kemacetan terjadi pasti ada penyebabnya. Penyebabnya adalah jumlah atau volume kendaraan melebihi kapasitas jalan yang tersedia sehingga untuk pergerakan tidak ada. Jumlah atau volume kendaraan yang banyak disebabkan pertumbuhan kendaraan yang meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Mayoritas masyarakat perkotaan memiliki kendaraan pribadi. Kondisi jalan yang tidak bisa menambah kapasitasnya untuk menampung kendaraan disebabkan pelebaran jalan yang sudah tidak bisa dilakukan lagi. Di perkotaan sudah tidak ada lagi lahan kosong untuk pelebaran jalan. Dengan melihat penyebabnya maka siapakah yang harus bertamggungjawab terhadap kemacetan?
Masyarakat perkotaan memiliki karakter gaya hidup metropolitan. Kendaraan pribadi menjadi salah satu kebutuhan primer baginya. Pergerakan atau mobilitasnya mengandalkan kendaraan pribadi yang dimiliki. Dengan memiliki kendaraan pribadi bagi sebagai masyarakat dianggap sebagai gengsi tersendiri. Gengsi atas kepemilikan kendaraan pribadi memberikan dampak status sosial yang diperolehnya. Tentu bagi mayoritas orang yang sudah merasa berstatus sosial tinggi akan enggan memilih kendaraan umum sebagai alat transportasinya. Alasanya yaitu biaya dan waktu serta kendaraan pribadinya lebih nyaman. Coba lihat kemacetan di sekitar, pasti antrian kendaraan didominasi oleh kendaraan pribadi. Kemacetan akan semakin parah jika kemacetan yang didominasi mobil pribadi hanya ada satu penumpang. Kondisi ini seperti sekelompok orang yang duduk dengan jarak renggang.
Pemerintah tingkat kota/kabupaten tentu tidak diam saja atas masalah kemacetan di daerahnya. Berbagai peraturan dan kebijakan dilakukan untuk mereduksi timbulnya kemacetan. Pemberlakuan three in one, jalan satu arah, dan pengaturan jam kerja telah dilakukan tetapi tidak bisa mengatasi kemacetan secara total. Sementara itu, kondisi transportasi umum di perkotaan jarang diperhatikan. Sungguh pantas jika masyarakat perkotaan lebih memilih kendaraan pribadi karena kondisinya nyaman. Pengawasan terhadap angkutan umum perkotaan yang ngetem sembarangan, memaksa kapasitas penumpang, dan kondisi kendaraan yang sudah tua atau tidak layak jalan masih minim sehingga masyarakat yang kondisinya kurang beruntung yang menjadi korbannya.

 Sumber: www.tes.com

Kemacetan akan menjadi masalah yang berlarut-larut di perkotaan ketika gengsi msyarakat masih tinggi dan kondisi angkutan perkotaan masih buruk. Ketika pemerintah dan stakeholders tanggap atas permasalahan ini tentu akan membuat regulasi dan revitalisasi untuk angkutan umum perkotaan. Adanya peningkatan kualitas pelayanan angkutan umum perkotaan dari segi fisik kendaraan dan manajemen transportasi akan menjadikan masyarakat yang kurang beruntung tidak menjadi korban lagi dan masyarakat berstatus sosial tinggi meninggalkan kendaraan pribadinya. Dengan menggunakan angkutan umum akan mereduksi penggunaan energi fosil dan pencemaran lingkungan berkurang serta kondisi jalan tidak penuh kendaraan.
Dalam implementasinya pihak-pihak yang terkait yaitu pemerintah daerah, dinas perhubungan, organisasi angkutan, dan sebagainya harus menjalin kerjasama, kesepakatan, dan komitmen tinggi untuk membuat regulasi dan revitalisasi untuk angkutan umum perkotaan. Diharapkan kemacetan akan bisa diselesaikan ketika kondisi angkutan umum perkotaan sudah sesuai standar operasional dan kesadaran masyarakat tinggi atas kepedulian sosial dan lingkungan.

Tulisan ini telah dimuat dalam Rubrik Opini Majalah KOMUNIKASI UM edisi 298 Mei-Juni 2015
Share:

Popular Posts

Translate

Visitors

Flag Counter

Followers

Recent Posts

SAFORE

SAFORE
Samudrawan Fashion Store

RajaView.id

RajaView.id
Di rumah aja dapat uang mau? Cari tahu jawabannya dengan klik gambar di atas.